YOGYAKARTA (ILKOM) – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2024, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) sukses menggelar Pameran Karya Mahasiswa Fotografi (PaKarMoto) yang sudah ke-4 kalinya pada Kamis–Jumat (9–10 Juli 2026) lalu di Top Lane Coffee, Padukuhan Sambisari, Kelurahan Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman.
Mengusung tema "Ruang, Rasa dan Rupa", kegiatan ini menjadi luaran akhir mata kuliah “Fotografi Digital” sekaligus wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan secuil cerita tentang kehidupan masyarakat Purwomartani melalui karya fotografi.
PaKarMoto merupakan agenda tahunan Program Studi Ilmu Komunikasi UNRIYO yang diselenggarakan secara bergilir oleh setiap angkatan. Tahun ini, mahasiswa angkatan 2024 menjadi penyelenggara PaKarMoto ke-4 untuk hasil karya fotografinya, melanjutkan estafet dari mahasiswa angkatan 2023 yang sebelumnya sukses menyelenggarakan PaKarMoto ke-3. Kegiatan ini bertujuan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan visualnya, meningkatkan kepekaan sosial, serta mendokumentasikan realitas kehidupan masyarakat melalui media fotografi.
"Pameran ini merupakan hasil akhir dari proses belajar kami selama mengikuti mata kuliah Fotografi Digital di semester dua. Melalui karya-karya yang ditampilkan, kami berharap teman-teman dan seluruh pengunjung dapat menikmati setiap cerita dan pesan yang ingin kami sampaikan lewat fotografi," ujar Sabrang Damar Panuluh, ketua panitia juga mahasiswa angkatan 2024.
Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNRIYO, Yanus Purwansyah Sriyanto, S.I.Kom., M.I.Kom. Kegiatan ini turut dihadiri oleh dosen-dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UNRIYO termasuk dosen pengampu mata kuliah Fotografi Digital sekaligus narasumber seminar yakni Mohammad Solihin, S.Sos., M.A., kemudian Kepala Dukuh Padukuhan Sambisari, Ketua RT 02, Ketua RW 03, mahasiswa Universitas Respati Yogyakarta, serta masyarakat yang hadir untuk menikmati pameran.
Sebanyak 25 karya fotografi hasil kurasi dari ratusan foto hasil karya lima kelompok mahasiswa dipamerkan dalam PaKarMoto ke-4. Karya-karya tersebut mengangkat tema daily life, street photography, dan budaya masyarakat Purwomartani sebagai hasil observasi mahasiswa terhadap kehidupan masyarakat setempat.

Salah satu karya dari Sabrang Damar Panuluh, Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Angkatan 2024, Universitas Respati Yogyakarta
Pameran yang berlangsung selama dua hari tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati berbagai karya fotografi sekaligus melihat bagaimana mahasiswa menerjemahkan kehidupan sehari-hari masyarakat Purwomartani ke dalam sebuah narasi visual. Berbagai aktivitas sederhana yang sering dijumpai di lingkungan sekitar berhasil diabadikan menjadi karya yang memiliki nilai cerita dan makna.
Setelah pembukaan, para tamu undangan dan pengunjung berkeliling menikmati setiap karya yang dipamerkan. Suasana pameran berlangsung hangat dengan berbagai diskusi mengenai cerita, pesan, dan sudut pandang yang diangkat dalam setiap foto.
Selama dua hari pelaksanaan, PaKarMoto ke-4 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Tercatat sekitar 25 pengunjung hadir pada hari pertama dan sekitar 30 pengunjung pada hari kedua yang dibuka pada jam 15.00 WIB hingga 02.00 WIB. Antusiasme tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap karya mahasiswa sekaligus menunjukkan bahwa fotografi mampu menjadi media yang menghubungkan dunia akademik dengan masyarakat.
Salah seorang pengunjung, Amel, mengaku terkesan dengan konsep penyelenggaraan pameran yang dipadukan dengan suasana lokasi.
"Tempatnya cocok banget sama tema fotonya karena suasananya klasik. Aku juga suka tone warna fotonya yang warm, jadi bikin setiap fotonya terasa lebih hidup," ungkapnya.
Selain pameran karya, PaKarMoto ke-4 juga menghadirkan seminar fotografi yang disampaikan oleh Mohammad Solihin, S.Sos., M.A. Seminar ini menjadi ruang berbagi pengetahuan mengenai fotografi sebagai media komunikasi visual yang mampu menyampaikan cerita, emosi, dan pesan melalui sebuah gambar.

Dalam seminar tersebut, Cak Sol sapaan akrabnya mengajak peserta memahami bahwa fotografi tidak hanya menghasilkan gambar yang menarik, tetapi juga menjadi media untuk menyampaikan ruang bercerita tempat kehidupan berlangusng. Ia menekankan pentingnya membangun storytelling, memilih momen yang tepat, serta menghadirkan makna dalam setiap karya fotografi.
Salah satu contoh karya yang dibahas dalam seminar adalah foto karya Sabrang Damar Panuluh yang mengangkat aktivitas seorang warga menggembalakan ternaknya di kawasan Purwomartani. Melalui contoh tersebut, peserta diajak memahami bagaimana sebuah foto dapat menghadirkan cerita melalui momen, komposisi, dan konteks sosial yang kuat.
Seminar berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi mengenai teknik fotografi, proses kreatif, hingga cara membangun cerita dalam sebuah karya fotografi. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan selama sesi berlangsung. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.

Melalui penyelenggaraan PAKARMOTO ke-4, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UNRIYO Angkatan 2024 tidak hanya menampilkan hasil pembelajaran dari mata kuliah “Fotografi Digital”, tetapi juga menunjukkan bahwa fotografi dapat menjadi media komunikasi visual yang mampu merekam kehidupan, budaya, dan dinamika sosial masyarakat. Kegiatan ini diharapkan terus menjadi ruang apresiasi bagi karya mahasiswa sekaligus memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat melalui cerita-cerita yang diabadikan dalam setiap bingkai fotografi. (Penulis: Mudrikah Fidiana, Foto: Yeremias Valdo Riwu Ratu, Editor: Mohammad Solihin)
Follow INSTAGRAM: @ilkom_unriyo
FACEBOOK: Prodi Ilmu Komunikasi Unriyo
YOUTUBE CHANNEL: Prodi Ilmu Komunikasi UNRIYO









